Memilih Material Yang Tepat Untuk Exterior Rumah Kamu

Karena bukan merupakan hal yang utama dan pokok dalam pembangunan rumah, terkadang pembangunan tembok dilakukan yang paling terakhir, yaitu setelah bangunan rumah selesai dibuat. Sebagai langkah awal sebelum melakukan pembangunan tembok, ada baiknya anda mencari tahu material apa saja yang biasa digunakan ketika membangun tembok luar rumah agar eksterior rumah menjadi optimal.

Beberapa jenis material hanya akan cocok untuk kondisi tertentu dan lingkungan yang tertentu pula. Oleh karena itu, pastikan anda tak salah dalam memilih material yang akan digunakan. Pemahaman akan material yang benar bisa memudahkan anda dalam merancang anggaran dana yang harus anda siapkan selama proses pembangunan.

1. Kayu Solid/Kayu Keras

Kayu yang baik digunakan sebagai tembok luar adalah kayu pinus. Kayu ini sama jenisnya dengan kayu yang sering kita gunakan untuk membangun dek atau gudang. Pemilihan kayu pinus utuh sebagai dinding luar ini sangat tepat, terutama karena material ini cenderung murah jika dibandingkan dengan material lain. Apalagi dengan corak kayu yang khas yang dapat semakin mempertajam kesan asri dan natural di halaman sekeliling rumah kita.

Meskipun material ini cukup terjangkau dibandingkan material lain seperti batu bata atau batuan alam, kayu pinus memiliki beberapa kekurangan. Misalnya, sering kali terjadi kasus dimana pemasangan kayu kerap tidak lurus sempurna atau meleset dan keluar jalur. Selain itu, seiring dengan berjalannya waktu serta akibat dari paparan sinar matahari, kayu ini akan mudah lembab dan dihinggapi rayap. Untuk itu, dinding berbahan kayu pinus mungkin tidak akan bertahan lama, kurang lebih daya tahannya hanya sampai 10 atau 20 tahun.

2. Beton

Beton merupakan material umum yang sering digunakan dalam pembangunan tembok luar. Beton relatif tahan terhadap terpaan sinar matahari serta hujan dan cukup kuat dalam menghadapi perubahan iklim, cuaca, serta guncangan gempa atau terjangan angin besar. Dengan menggunakan beton, maka bukan tidak mungkin pembangunan tembok dapat berjalan dengan cepat, terlebih dengan beton-beton yang kita jumpai sekarang ini yang telah dibuat dalam bentuk kotak-kotak besar demi mempermudah pemasangan. Material beton sangat mudah digunakan, karena kita hanya perlu menyusunnya satu per satu. Tetapi meskipun mudah, sebaiknya hal ini dilakukan oleh ahli atau tukang yang sudah berpengalaman.

3. Batu-batuan alam

Mungkin, batu-batuan alam dengan ukuran yang besar adalah jenis material untuk dinding yang sangat mahal. Terlebih bila lingkungan di sekitar anda cenderung lingkungan perkotaan dimana batuan jenis ini sangat sukar ditemui. Tentu, anda memerlukan biaya tambahan demi mendatangkan material ini, seperti dari wilayah pegunungan/aliran sungai. Maka dari itu, material batuan alam ini sebaiknya anda pilih jika area rumah anda berada pada area pegunungan dimana keberadaan batuan semacam ini cukup melimpah.

Mungkin, anda sudah menerapkan material batuan alam ini pada bagian-bagian lain dalam rumah. Bila tersisa cukup banyak, anda bisa memafaatkan sisa-sisa batuan alam tersebut untuk membangun dinding luar rumah ini. Bila jumlahnya masih kurang, anda bisa mengkombinasikannya dengan batuan yang tidak 100% batuan alam (cultured stone). Meskipun tidak murni batuan alam, toh batuan jenis ini masih memiliki corak yang natural.

Untuk membantu konstruksi rumah impian anda, RIB Design siap memenuhi ekspektasi anda akan kualitas dan spesifikasi yang anda harapkan. Untuk diskusi lebih lanjut silahkan hubungi (Call/WA) 085711458285 / (Call/SMS) 081370727875 atau sampaikan keinginan anda disini.

Share This Article: